JARINGAN HEWAN


 JARINGAN EPITEL DAN JARINGAN IKAT

Macam-macam Jaringan Hewan



salah satu contoh makhluk hidup di dunia ini adalah hewan. Dimana setiap
makhluk hidup saling membutuhkan satu sama lain baik untuk bertahan hidup maupun untuk menciptakan keseimbangan dalam lingkungan hidup.

jaringan adalah kumpulan sel-sel dengan fungsi dan struktur yang sama. Suatu jaringan disatukan oleh matriks ekstraseluler lengket yang melapisi sel-sel itu atau menenun mereka bersama-sama menjadi suatu anyaman serat

Hewan Terdiri atas 4 jaringan tama yaitu :
1) Jaringan Epitel
2) Jaringan Ikat
3) Jaringan Otot
4 ) Jaringan Saraf
yang akan dibahas kali ini adalah jaringan epitel dan jaringan ikat

🐌🐠🙉🙍👨👩

  1. Jaringan Epitel 

    Ketombe adalah pengelupasan sekumpulan sel kulit mati yang        letaknya dibagian paling luar dari kulit kepala. Sekumpulan sel kulit mati yang melapisi kulit kepala tersebut merupakan salah satu jenis dari jaringan yang menyusun organ kulit yang disebut jaringan epitel.


Mari kita bahas lebih lanjut tentang jaringan epitel 👇


Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan luar tubuh atau membatasi permukaan suatu rongga tubuh dan  melekat pada jaringan ikat.


Jaringan epitel berdasarkan letaknya:

1) Epidermis, Jaringan epitel yang melapisi permukaan luar tubuh.

2) Endodermis, membatasi organ dalam.

3) Mesotelium, membatasi rongga tubuh



Jaringan epitel memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

a. Sel-sel penyusunnya tersusun rapat sehingga hampir tidak ada ruang     antarsel.

b. Tidak mengandung pembuluh darah dan pembuluh limfa, tetapi           mengandung sel saraf.

c. Sel-sel memiliki daya regenerasi yang tinggi.

d. Bentuk selnya bervariasi, seperti bersisi, bersudut banyak          (poligonal), atau tidak .


Jaringan Epitel Terbagi dibagi beberapa macam berdasaarkan bentuk sel dan fungsinya :

1) Epitel Selapis

Terbagi 3 yaitu 

a. Epitel Pipih Selapis

Epitel pipih selapis hanya terdiri dari selapis sel yang berbentuk pipih. Jaringan ini berfungsi dalam proses difusi, osmosis, filtrasi,  dan sekresi. Epitel pipih selapis terdapat pada alveolus paru-paru, lapisan dalam pembuluh darah, dan kapsula bowman pada ginjal.

b. Epitel Kubus selapis, 

pitel kubus selapis hanya terdiri dari selapis sel berbentuk kubus. Jaringan ini berfungsi sebagai pelindung, berperan dalam absorbsi zat, dan sekresi. Epitel kubus selapis terdapat pada retina mata, dan tubulus.

c. Epitel Silindris selapis

Epitel silindris selapis hanya terdiri dari selapis sel yang berbentuk silinder. Jaringan ini berfungsi sebagai pelindung (proteksi), berperan dalam absorbsi zat, dan penghasil mukus (sekresi). Epitel silindris selapis terdapat dalam lambung, usus, kantung empedu, dan saluran pencernaan.

2)Epitel Berlapis Banyak

Terbagi 3 yaitu

a) Epitel pipih berlapis banyak


b)Epitel Kubus berlapis banyak

Merupakan epitelium yang terdiri atas lebih dari satu lapis sel berbentuk kubus.

Terdapat pada kelenjar keringat dan kelenjar minyak. Berfungsi untuk proteksi,

sekresi, ekskresi, dan absorpsi.

c) Epitel Silindris berlapis banyak

epitelium yang terdiri atas lebih dari satu lapis sel berbentuk pipih. Akan tetapi,

pada lapisan sel-sel yang lebih dalam bentuknya dapat berupa kubus atau

silindris. Terdapat pada pada kulit, vagina, rongga mulut, esofagus, anus, dan

kornea mata. berfungsi dalam proteksi (perlindungan).

3)Epitel Berlapis semu

Struktur sel epitel ini hampir mirip dengan epitel silindris berlapis banyak. Perbedaannya adalah epitel ini terdiri atas satu lapis sel yang tingginya tidak sama. Dapat ditemukan di saluran reproduksi jantan dan trakea. 

4)Epitel Transisional

Epitelium transisional tersusun dari sel-sel yang bentuknya dapat berubah-ubah Terdapat pada organ-organ yang dapat mengalami peregangan,

misalnya ureter, vesika urinaria, pelvis renalis, dan uretra. Oleh sebab itu, sel-sel

epitelium pada organ-organ tersebut dapat berubah-ubah bentuk sesuai dengan tingkat

peregangannya.

5) Epitel Kelenjar

Epitelium kelenjar tersusun dari sel-sel epitelium khusus untuk sekresi zat yang

diperlukan dalam proses fisiologi tubuh. Ada dua macam kelenjar, yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin






2. Jaringan Ikat

Jaringan ikat adalah jaringan yang berfungsi untuk mengikat atau menyokong jaringan lain. Jaringan ikat berkembang dari jaringan mesenkim yang berasal dari lapisan embrional mesoderm.


Jaringan ikat memiliki fungsi sebagai berikut:

a. Pengikat dan penyambung jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Contohnya tendon yang menghubungkan jaringan tulang dengan jaringan otot.

b. Penyokong dan pembentuk struktur tubuh. Contohnya jaringan ikat tulang.

c. Pelindung suatu organ. Contohnya jaringan ikat yang membungkus organ-organ tubuh, seperti pleura yang membungkus paru-paru.

d. Penyimpan energi, misalnya jaringan ikat lemak.

e. Pengangkutan zat-zat dalam tubuh, misalnya jaringan ikat darah dan jaringan ikat limfa.

f. Pertahanan tubuh terhadap serangan bibit penyakit, misalnya jaringan ikat darah yang mengandung sel-sel darah putih penghasil antibodi


Jaringan ikat tersusun dari dua komponen utama, yaitu 
1) bahan intersel (matriks) 
matriks terbuat dari bahan dasar dan serat ( serat kolagen, serat elastin, dan serat retikuler)
2) sel-sel penyusun jaringan ikat.
terdiri dari Fibroblas,Makrofag (histiosit),Sel tiang (mast cell),Sel lemak, 

                            

KETERANGAN

 a. Makrofag,

b. Fibroblas,

c. Sel tiang ( mast cell.

d. Sel lemak ( adipose cell ),

e. Sel darah merah

f. Sel darah putih

g. Melanosit,

h. Matriks,

i. Serat kolagen,

j. Serat elastic.

k. Serat retikuler


Secara umum, jaringan ikat dibagi menjadi 3 jenis;

  1. Jaringan ikat sejati
  2. Jaringan ikat cair
  3. Jaringan ikat penyokong
A.) jaringan Ikat Sejati
Terbagi 2 yaitu yaitu jaringan Ikat padat dan jaringan Ikat Longgar
1) Jaringan Ikat padat
merupakan jaringan ikat padat memiliki sel penyusun yang lebih sedikit dibandingkan seratnya.  
Jaringan Ikat padat dibagi menjadi 2 yaitu : 

  1. Jaringan ikat padat teratur: Contohnya tendon (penghubung antara tulang dan otot), serta ligamen (penghubung tulang dan tulang)
  2. Jaringan ikat padat tidak teratur: Contohnya fasia (selaput pembungkus otot).
2) Jaringan Ikat Longgar
Jaringan Ikat longgar memiliki sel penyususn yang lebih banyak dibandingkan seratnya. 
contohnya : ditemukan di sekitar organ tubuh atau pembungkus pembuluh darah dan saraf.


B)Jaringan Ikat Cair

 jaringan ikat cair terdiri dari jaringan darah dan limfa. 

-Jaringan darah berperan dalam proses transportasi dan sebagai sistem kekebalan tubuh.

-Jaringan limfa berperan dalam sistem imunitas tubuh.

 

c. )Jaringan Ikat Penyokong

Jaringan ikat penyokong adalah jaringan ikat yang berperan dalam membentuk dan menyokong tubuh. 

Jaringan ini terdiri :

-Jaringan tulang rawan: Tersusun oleh sel kondrosit. Terdapat 3 macam jaringan rawan, yaitu hialin, elastin, dan fibrosa.

-Jaringan tulang keras: Tersusun oleh sel osteosit. Dan terdiri dari tulang kompak dan tulang Spons.


LINK : 

TUGAS KELOMPOK : Lembar Kerja Kelompok  

MODUL          : Modul Jaringan Epitel dan Jaringan Ikat



  Modul Jaringan Epitel dan Jaringan Ikat


Kelompok : 

KELOMPOK

 


I

II

III

ANGGOTA

 

1. AL IMRAN

1. AZZAM BUDI AL HAFI

1. BARDANG

2. IRWANDI

2. MUHAMMAD ARIS

2. NISA UL LUTFIYAH

3. NURUL HIKMAWATI

3. RASNAWATI

3. RESKI AMALIA

4. SAFIRA

4. SELVY D

4 SHERLY AGUSTIN NINGSIH

5. TITIN UMAIROH



Selamat Bekerja💯

4 komentar:

  1. Bermaanfat untuk mengetahui bentuk dan fungsi jaringan 👍

    BalasHapus
  2. Sangat bagus dan mudah dipahami tentang berbagai bentuk dan fungsi jaringan pada hewan

    BalasHapus
  3. Sudah Bu saya ku baca
    By: Nurul Hikmawati

    BalasHapus