JARINGAN OTOT DAN JARINGAN SARAF
A) Jaringan Otot
- Kontraksibilitas, yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula, hal ini teriadi jika otot sedang melakukan kegiatan.
- Ektensibilitas, yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula.
- Elastisitas, yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula.
Perbedaan | Otot Polos | Otot Rangka | Otot Jantung |
| Bentuk sel | Gelendong | Silindris panjang | Silindris, bagian yang bercabang dua atau lebih |
| Ukuran sel | Panjang 30 -200 μm , diameter 5 – 10 μm | Panjang 1 -40 μm , diameter 10 – 100 μm | Panjang 50 -100 μm , diameter 10 – 20 μm |
| Inti sel | Bentuk oval, berjumlah satu di tengah sel | Bentuk lonjong, berjumlah banyak di pinggir serat | Bentuk lonjong panjang, berjumlah satu di tengah serat |
| Pita gelap-terang (lurik) pada miofibril | Tidak ada | Ada | Ada |
| Aktivitas | Kontraksi lambat, tidak mudah lelah | Kontraksi cepat, kuat, mudah lelah | Kontraksi cukup kuat, ritmis,otomatis, tidak mudah lelah |
| Pengaruh saraf | Saraf tidak sadar (saraf otonom), otot invoulunter (otot tidak sadar) | Saraf sadar, otot volunter (otot sadar) | Saraf otonom, otot involunter (otot tak sadar) |
| Letak | Saluran pencernaan, dinding prndubuluh darah,pembuluh limfs, sluran pernapasan, saluran reproduksi, kandung kemih, dermis, iris, dan korpus siliaris mata |
B)JARINGAN SARAF
1.
Neuron (Sel Saraf)
Setiap
neuron terdiri atas badan sel, dendrit, akson atau neurit, selubung mielin, sel
Schwann, dan nodus Ranvier.
a)
Badan
sel
Badan sel merupakan bagian utama dari neuron.
Fungsi badan sel adalah menerima impuls dari dendrit. Di dalam badan sel
terdapat sitoplasma, inti sel dan anak inti, retikulum endoplasma, mitokondria,
serta ribosom. Inti sel berfungsi mengatur kegiatan sel saraf, serta berperan
dalam pengaturan sifat yang dimiliki oleh keturunan sel tersebut.
b)
Dendrit
Dendrit adalah cabang-cabang badan sel yang
pendek. Dendrit berfungsi menghantarkan impuls dari neuron sebelumnya ke badan
sel. Dendrit yang ada di saraf manusia bisa tumbuh dan bisa tercabut dari badan
sel saraf pusat. Saraf pusat tersusun dari neuron-neuron yang memiliki banyak
dendrit.
c) Akson atau neurit
Akson atau neurit adalah cabang badan sel yang panjang dan berfungsi untuk menghantarkan impuls dari badan sel menuju ke neuron berikutnya. Pada akson terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Akson berbentuk silindris dengan bagian ujung (terminal) bercabang-cabang. Setiap cabang memiliki kantong-kantong kecil yang disebut tombol sinapsis atau gelembung sinapsis. Tombol sinapsis berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter.
d)
Selubung
mielin
Selubung mielin adalah selubung lemak yang
membungkus akson. Fungsi selubung mielin adalah sebagai pelindung bagi neurit
agar tidak mengalami kerusakan. Selain itu, selubung mielin juga mencegah
terjadinya kebocoran rangsangan dan mempercepat jalannya impuls yang melewati
akson. Akson yang tidak dilengkapi dengan selubung mielin pergerakan impulsnya
bisa seperti gelombang.
e)
Sel
Schwann
Sel Schwann adalah sel-sel yang membungkus dan
membentuk selubung mielin. Fungsi sel Schwann adalah mempercepat pergerakan
impuls, membantu menyediakan makanan untuk akson, dan juga membantu akson
melakukan regenerasi.
f)
Nodus
Ranvier
Nodus Ranvier adalah lekukan-lekukan di antara
segmen selubung mielin atau bagian dari akson yang tidak tertutup selubung
mielin. Fungsi utama dari nodus Ranvier adalah sebagai batu loncatan untuk
mempercepat pergerakan impuls ke otak maupun sebaliknya. Nodus Ranvier
memungkinkan impuls bisa meloncat dari satu nodus ke nodus lainnya sehingga
rangsangan lebih cepat sampai tujuan.
a. Dendrit,.
b. Badan sel ( processing cell
c. Akson.
d. Sel Schwann,
e. Selubung mielin,
f. Nodus Ranvier (celah),
2. Neuroglia (Sel Glia)
Neuroglia merupakan sel-sel yang berfungsi
sebagai pendukung kerja sel saraf. Neuroglia juga membantu sel saraf agar dapat
menjalankan fungsinya dengan baik. Neuroglia terdapat pada sistem saraf pusat
maupun sistem saraf tepi dengan jumlah yang mencapai setengah dari jumlah
neuron.
Neuroglia memiliki fungsi sebagai
berikut:
1.) Menyediakan nutrisi bagi sel
saraf (neuron).
2.) Membentuk selubung mielin pada
sel saraf.
3.) Mempertahankan keseimbangan
tubuh.
4.) Menyatukan jaringan pada
susunan saraf pusat.
5.) Berpartisipasi dalam transmisi
sinyal sistem saraf.
Link :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar