JARINGAN HEWAN


 JARINGAN OTOT DAN JARINGAN SARAF

macam-macam jaringan hewan

Perlu diketahui bahwa jaringan antara hewan (termasuk manusia) dan tumbuhan memiliki sejumlah perbedaan. Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan tentang jaringan pada hewan

Hewan Terdiri atas 4 jaringan utama yaitu :
1) Jaringan Epitel
2) Jaringan Ikat
3) Jaringan Otot
4 ) Jaringan Saraf

untuk pertemuan kali ini akan dibahas jaringan otot dan jaringan saraf.

A) Jaringan Otot

Struktur jaringan otot mempunyai kemampuan berkontraksi untuk melakukan gerakan. Jaringan otot merupakan alat gerak aktif. Jaringan otot dapat melaksanakan fungsi tersebut karena memiliki kemampuan untuk Otot memendek jika sedang berkontraksi dan memanjang jika berelaksasi. Kontraksi otot terjadi jika otot sedang melakukan kegiatan, sedangkan relaksasi otot terjadi jika otot sedang beristirahat. Dengan demikian otot memiliki 3 karakter, yaitu:
  • Kontraksibilitas, yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula, hal ini teriadi jika otot sedang melakukan kegiatan.
  • Ektensibilitas, yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula.
  • Elastisitas, yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula.

Jenis-Jenis Jaringan Otot

Terdapat tiga macam jenis otot, diantaranya yaitu : Otot Polos, Otot Lurik, dan otot Jantung

Otot polos

Otot Lurik

Otot Jantung



Perbedaan antara otot polos, otot rangka (otot lurik), dan otot jantung

Perbedaan

Otot Polos

Otot Rangka
(Otot Lurik)

Otot Jantung

Bentuk selGelendongSilindris panjangSilindris, bagian yang bercabang dua atau lebih
Ukuran selPanjang 30 -200 μm ,
diameter 5 – 10 μm
Panjang 1 -40 μm ,
diameter 10 – 100 μm
Panjang 50 -100 μm ,
diameter 10 – 20 μm
Inti selBentuk oval, berjumlah satu di tengah selBentuk lonjong, berjumlah banyak di pinggir seratBentuk lonjong panjang, berjumlah satu di tengah serat
Pita gelap-terang (lurik) pada miofibrilTidak adaAdaAda
AktivitasKontraksi lambat, tidak mudah lelahKontraksi cepat, kuat, mudah lelahKontraksi cukup kuat, ritmis,otomatis, tidak mudah lelah
Pengaruh sarafSaraf tidak sadar (saraf otonom), otot invoulunter (otot tidak sadar)Saraf sadar, otot volunter (otot sadar)Saraf otonom, otot involunter (otot tak sadar)
LetakSaluran pencernaan, dinding prndubuluh darah,pembuluh limfs, sluran pernapasan, saluran reproduksi, kandung kemih, dermis, iris, dan korpus siliaris mata

B)JARINGAN SARAF

 
Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk menghantarkan impuls (rangsangan). Jaringan saraf menghantarkan impuls dari alat-alat indra ke pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang), serta menghantarkan impuls dari pusat saraf ke organ lainnya. Itulah alasan mengapa kita bisa merasakan sakit, mencicipi rasa masakan, menghirup wangi bunga, melihat pemandangan, dll. Jaringan saraf tersusun dari sel saraf (neuron) dan sel penyokong (neuroglia)

1.    Neuron (Sel Saraf)

Setiap neuron terdiri atas badan sel, dendrit, akson atau neurit, selubung mielin, sel Schwann, dan nodus Ranvier.

a)     Badan sel

Badan sel merupakan bagian utama dari neuron. Fungsi badan sel adalah menerima impuls dari dendrit. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, inti sel dan anak inti, retikulum endoplasma, mitokondria, serta ribosom. Inti sel berfungsi mengatur kegiatan sel saraf, serta berperan dalam pengaturan sifat yang dimiliki oleh keturunan sel tersebut.

b)    Dendrit

Dendrit adalah cabang-cabang badan sel yang pendek. Dendrit berfungsi menghantarkan impuls dari neuron sebelumnya ke badan sel. Dendrit yang ada di saraf manusia bisa tumbuh dan bisa tercabut dari badan sel saraf pusat. Saraf pusat tersusun dari neuron-neuron yang memiliki banyak dendrit.

c)     Akson atau neurit

    Akson atau neurit adalah cabang badan sel yang panjang dan berfungsi untuk menghantarkan impuls dari badan sel menuju ke neuron berikutnya. Pada akson terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Akson berbentuk silindris dengan bagian ujung (terminal) bercabang-cabang. Setiap cabang memiliki kantong-kantong kecil yang disebut tombol sinapsis atau gelembung sinapsis. Tombol sinapsis berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter.

d)    Selubung mielin

Selubung mielin adalah selubung lemak yang membungkus akson. Fungsi selubung mielin adalah sebagai pelindung bagi neurit agar tidak mengalami kerusakan. Selain itu, selubung mielin juga mencegah terjadinya kebocoran rangsangan dan mempercepat jalannya impuls yang melewati akson. Akson yang tidak dilengkapi dengan selubung mielin pergerakan impulsnya bisa seperti gelombang.

e)     Sel Schwann

Sel Schwann adalah sel-sel yang membungkus dan membentuk selubung mielin. Fungsi sel Schwann adalah mempercepat pergerakan impuls, membantu menyediakan makanan untuk akson, dan juga membantu akson melakukan regenerasi.

f)     Nodus Ranvier

Nodus Ranvier adalah lekukan-lekukan di antara segmen selubung mielin atau bagian dari akson yang tidak tertutup selubung mielin. Fungsi utama dari nodus Ranvier adalah sebagai batu loncatan untuk mempercepat pergerakan impuls ke otak maupun sebaliknya. Nodus Ranvier memungkinkan impuls bisa meloncat dari satu nodus ke nodus lainnya sehingga rangsangan lebih cepat sampai tujuan.

Neuron
keterangan :

a.     Dendrit,.

b.     Badan sel ( processing cell

c.     Akson.

d.     Sel Schwann,

e.     Selubung mielin,

f.      Nodus Ranvier (celah), 

2. Neuroglia (Sel Glia)

Neuroglia merupakan sel-sel yang berfungsi sebagai pendukung kerja sel saraf. Neuroglia juga membantu sel saraf agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Neuroglia terdapat pada sistem saraf pusat maupun sistem saraf tepi dengan jumlah yang mencapai setengah dari jumlah neuron.

Neuroglia memiliki fungsi sebagai berikut:

1.) Menyediakan nutrisi bagi sel saraf (neuron).

2.) Membentuk selubung mielin pada sel saraf.

3.) Mempertahankan keseimbangan tubuh.

4.) Menyatukan jaringan pada susunan saraf pusat.

5.) Berpartisipasi dalam transmisi sinyal sistem saraf. 

Link :

Modul Jaringan Otot dan Saraf

Tugas Kelompok pertemuan 2 

Tugas Individu





Selamat bekerja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar